This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, 7 August 2014

Dialog Islam vs Kristen

Dialog Islam vs Kristen
dialog islam vs kristen
Dialog

Tulisan ini banyak terinspirasi dari buku Choice, karya Ahmad Deedat yang fenomenal itu. Sebuah buku yang sangat inspiratif bagi siapa saja yang ingin mempelajari Islam, bahkan mempelajari Kristen, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Buku tersebut dibuka dengan pertanyaan besar, pertanyaan mendasar kepada Ahli kitab, seorang dominee, sebutan bagi seorang pendeta di Afrika Selatan. Beliau, Ahmad Deedat, menanyakan kepada Dominee tersebut, bahwa seharusnya Al Kitab bercerita juga tentang Nabi Muhammad SAW, nabi yang membaha lebih dari 1 milyar pengikutnya ke dalam masa keemasan. Mengapa harus ada ramalan tentang nabi Muhammad? Karena Dominee menyampaikan bahwa AlKitab berisi tentang ramalan-ramalan di masa depan, bahkan tentang negara Israel, Amerika, sampai perang dunia. Namun mengapa tidak ada pemimpin pemurah sepanjang zaman, Nabi Muhammad SAW?

Nah, mudah-mudahan tulisan ini bisa sedikit membarikan jawaban.

Ini-kami ini- bukanlah ustadz. Kami hanya seorang yang sedang ingin belajar. Semoga belajar ini, dapat juga menjadi sarana belajar saudaraku semua. Kita bisa berdialog, atau bertukar informasi.
Benarkah kami ini, umat Islam adalah domba yang tersesat? Ataukah benar, Yesus diutus untuk seluruh umat manusia?

Nanti kita kupas ya…

InsyaAllah buku tersebut sudah menggambarkan semuanya. Sangat bisa diterima akal. Sangat masuk akal bagi siapa saja yang mencari kebenaran.

Nanti kita diskusikan ya…

Ini dahulu pengantar untuk saat ini. Semoga bermanfaat

Salam,
Eko Andrianto
admin http://pembiayaansyarih.info

Belajar Al Quran – Teknik Menghafal Mudah


Belajar Al Quran – Teknik Menghafal Mudah

Hafal Quran
Menghafal Quran

Sebenarnya menghafal Al-Quran itu, insyaallah tidaklah sulit. Ada jaminan dari Allah bahwa Al-Quran itu mudah untuk dipelajari. Demikian juga mudah untuk ditadaburi, mudah pula dihafalkan. Dan dijalankan juga ya.




Lihat surat 54 (Al-Qomar) ayat 17, 22, 32, dan 40.


وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (54:17, 22, 32, 40)
Nah, kata ustadz-ustadz, prinsipnya cuma satu untuk bisa menyelesaikan hafalan. Kuncinya adalah PAKSA. Kalo gak dipaksa kagak bisa. Itu kata ustadz lho…

Paksa bagaimana maksudnya? Ya, paksa harus bisa, harus mau, harus sediakan waktu. Dalam sehari, paling tidak sediakan waktu 2 jam khusus, untuk hafalan dan mengulang hafalan (murajaah). Teknisnya bagaimana? Bisa 1 jam pagi, plus satu jam sore atau malam. Atau bisa dicicil. Itu menurut saya. Minimal sediakan waktu 2 jam.

Nah bagaimana teknis pelaksanaan menghafal?

Teknis khusus tidak ada sebenarnya. Para hafiz pasti memiliki kiat masing-masing untuk menghafalnya. Namun secara umum, jika boleh saya sampaikan begini cara mudah untuk menghafal. Pernah mendengar lagu-lagu Dewa, Padi dsb? Terus terang saya pernah. Dan, hanya sambil mendengar saja, tiba-tiba sudah bisa terbersik hafal sebagian-sebagian. Benar bukan? Atau malah hafal seluruhnya. Nah ini lagu lho. Maskudnya dengan mendengar kita bisa hafal. Namun bagi yang mereka yang hendak mengikhlaskan dirinya untuk menjadi hamba Allah, para penjaga Al-Quran, para saudara Allah di muka bumi, maka tinggalkanlah lagu-lagu. Gantilah dengan irama terbaik bagi umat manusia, gantilah dengan Al-Quran. Caranya? Dengarkanlah Al-Quran. Cuma itu saja? Itu dahulu.

Ya, dengan mendengarkan, 30-40 persen menghafal insyaallah bisa lebih lancar. Bahkan ada sebagian saudara kita yang bisa langsung hafal hanya dengan mendengar. Anda masih ingat bagaimana menghafalkan surat Al-ikhlas, Qulhuallah…? Anda tidak ingat bukan? Mungkin dahulu, Anda hanya sering mendengarnya. Dan akhirnya, sampai sekarang Anda bisa hafal, tanpa sengaja Anda menghafalkannya. Bukankah begitu? Meskipun, kadang bisa jadi di ayat terakhir, ayat ke-4 Anda salah melafalkan. Itu huruf Qof, atau huruf Kaf? Hayo coba tebak…?

Walam yaQULlahu...
 atau Walam yaKULLahu...

Jangan tebak aja, coba buka mushafnya.

Ada juga saran dari sebagian ustadz, selain mendengarkan rutin, juga mendengarkan dalam tidur. Kok bisa? Bagaimana ceritanya? Ternyata, kata para pakar, saat kita tidur, kuping masih terjaga. Kuping? Telinga maksudnya, pendengaran. Pendengaran masih terjaga. Cobalah, saat tidur, misalnya putar murottal surat Annaba, misalnya. Coba beberapa malam. 3-4 malam. Setelah itu hafalkan. Coba buktikan ya…

Kasih testimoni disini ya…

Itu dulu tips hari ini…

Tips lainnya, nanti mudah-mudahan bisa kita lanjutkan ya...

Sumber: http://pembiayaansyariah.info

Semoga bermanfaat
Salam.
Eko Andrianto